Tuesday, February 2, 2016

Untuk Wanita Yang Tak Pernah Lelah Berjuang

Ma,
Apa kabarmu hari ini? Haha, aku terlalu basa-basi untuk bertanya tentang kabarmu, padahal hampir 24 jam kuhabiskan bersamamu.
Aku bersyukur hari ini pegal-pegal ditubuhmu sudah jauh berkurang. Mendadak aku merasa memiliki keterampilan memijat yang jauh tersembunyi dalam diriku. Padahal mungkin hanya karena memang jatah sakitnya sudah seharusnya berkurang.
Ma, kau hampir membuatku ketakutan lagi tadi malam. Saat kau bilang kau merasa tak enak karena jantungmu berdebar cepat, otakku langsung bekerja secara multitasking untuk memikirkan apa-apa saja yang mungkin terjadi dan apa yang harus aku lakukan.
Ma, aku mungkin hanya bisa panik, hanya bisa khawatir melihat apa-apa yang harus kau alami tanpa pernah kau inginkan. Aku mana mungkin merasakan sesakit apa sakit yang kau rasakan, seberat apa pengobatan yang harus kau jalani ini.
Aku hanya bisa diam melihat rambut rontokmu dan berkata bahwa ini sudah biasa, tak berambut juga tak apa, masih bisa ditutup jilbab. Tapi mana aku tahu perasaanmu sesungguhnya. Saat kecil, aku sering bereksperimen dengan rambutku ini. Aku tak bisa membayangkan bagaimana perasaanmu yang dengan tenang melihat rambut-rambut yang jatuh di bantal, di baju, di dalam jilbab saat di buka, sangkut di sisir saat menyisir rambut.
Aku hanya bisa bilang jangan lupa minum obat dan mengingatkanmu untuk tidak membiarkan perut kosong ketika kau merasa mual. Aku hanya bisa berkata bahwa ini hanya sementara ketika ada kuku-kukumu mulai menghitam. Dan seringkali aku mengemukakan teori yang entah datang dari mana mengenai sakit-sakit yang kau alami untuk menenangkanmu.
Ma, aku tak pernah berhenti takjub mengagumi perjuanganmu melawan penyakit yang cerewet ini. Tapi aku yakin, sel-sel kanker yang cerewet ini suatu saat pasti akan bungkam dengan kekuatan doa yang selalu aku panjatkan pada Tuhan.
Tetaplah semangat ma, kita sudah sering melewati ini semua. Mereka tak ada apa-apanya dibanding dengan semangatmu. Tetaplah semangat untuk melihat anak-anakmu ini sukses, hingga kami mampu memberikanmu tentara-tentara kecil yang akan merepotkanmu di hari tuamu nanti.


1 Komentar:

  1. get well soon for your mom yaa, semangat terus, agar dia ikut kuat melawan sakitnya.


    -ikavuje

    ReplyDelete

 

I see, I feel, I write Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang