Saturday, June 1, 2013

Anjing Menggonggong, Sang Ratu Gak Ambil Pusing Dong

‘Even if your life seem so drama, be the queen not the bitch’.

 

Kali ini saya bakal bercerita tentang the real QUEEN of the drama. yuhuuuuuu…

Kisah hidup cewek mana sih yang gak drama. Kalo hidup tuw cewek ngerasa gak drama, flat amat sih neng. Jika mungkin ada yang beranggapan kalo ‘drama banget sih hidupnya, pake acara ini itu’, disitulah letak serunya. Dia, yang beranggapan begitu, gak tau aja gimana susah payahnya kita memainkan drama tersebut. Berarti kita akting banget dong? Iya lah, bagaimana cara kita berhadapan dengan orang itu juga udah sebagian dari akting. Masa cara berhadapan dengan orang tua dan teman seumuran sama? ya beda lah. Makanya gak udah nganggap diri kita bebas drama. Yang ngebedain cuma bagaimana kita bersikap, biasa aja ato luar biasa.

Kalo selama ini orang memandang sebutan drama queen sebagai sesuatu yang lebay, coba deh pandang dari sudut lain. Pandang dari kata queen nya. Tau Queen? Kalo menurut kamus oxford :

noun
  • 1. the female ruler of an independent state, especially one who inherits the position by right of birth

  • 2. the most powerful chess piece that each player has, able to move in any direction along a rank, file, or diagonal on which it stands.

  • 3. a playing card bearing a representation of a queen, normally ranking next below a king and above a jack.

  • 4. Entomology a reproductive female in a colony of social ants, bees, wasps, or termites, frequently the only one present in a colony.

  • 5. an adult female cat that has not been spayed.

  • 6. informal a male homosexual, typically one regarded as ostentatiously effeminate. (hmmm yang ini skip aja deh)

See? Semua queen itu powerful kan?

Salah satu teman baik saya, sebut saja Kati Perri, | WHAT???? (…………….) soalnya dia dulu pas karoke cuka nyanyi thinking of youuuuu | berhasil mempraktekkan pribahasa Anjing menggonggong, kafilah berlalu. Kucing mengeong, tanda minta susu. Hehehhee…

Kisah ini dimulai beberapa bulan yang lalu, sekitar awal tahun, ketika saya nya masih terjebak dalam sindrom bete sama kerjaan, dan dia baru putus *plok plok plok*. Saat itu teman saya yang satu ini sudah sampai pada step takdir ‘harus mikirin tesis’. Sok atuh, saya welkom saat diajak-ajak diskusi soal tema yang akan diangkat. Di sini saya turut berperan dalam menyumbangkan ide absurd judul tesisnya dia, bla bla bla apalah itu, sesuatu yang berhubungan tentang bagaimana pemanfaatan socmed (twitter) oleh perbankan dalam menjalin relasi dengan nasabah. Saat itu, saya yang memang sedang menggagas ide web bersama Putra, mencoba meracuni pikiran-pikiran kati perri dengan ide yang agak nyeleneh. Sebut saja isu demam korea yang sedang melanda, fenomena buzzer dan selebtwit, dan twitter. Pokoknya saat itu ide yang muncul aneh-aneh deh sampai akhirnya dengan kepintaran yang dimilikinya Kati Perri bisa nyari benang merah antara twitter dan Relationship Customer perbankan. Sampai pada Dosen pembimbing nya pun agak takjub dengan tema yang diangkat karena cenderung sangat baru dan ‘kekinian’. Ya tau ajalah berapa banyak emangnya orang-orang tua yang familiar dengan twitter. Hehehe saat itu cuma ada pikiran tentang bagaimana #think2013 dan mencoba memikirkan apa yang dari sekarang bisa kita bawa untuk masa depan.

Perjuangan nyari ide hingga akhirnya fix ini juga gak langsung sekali dapat. Saya, Kati Perri, dan satu lagi (siapa ya………. sebut saja ………. *er, dia kalo karoke gak pernah nyanyi* Arini sajalah, sebut nama asli sajalah) loncat dari satu tempat ke tempat lain. Mulai dari kafe bagus sampe kafe yang penuh dengan kepulan asap dari para ahli hisap. Pergi sore pas habis kerja sampe magrib baru pulang, ato dari habis magrib lanjut sampe selarut yang kita mampu (dan ditelponin ato disms ortu masing-masing) Dan semuanya terbayar dengan memuaskan hari ini.

Saya sih dengan setia mengikuti perkembangan tesis dia. Mulai dari jadi coder, bela-belain datang ke seminar proposal, seminar hasil penelitian dan sidang tesisnya dalam episode nyolong-nyolong waktu sebelum ngantor. Mendengar dia dapat nilai bagus, berarti keluyuran kita, bengek-bengek di kafe berasap, puluhan gelas kopi yang masuk ke perut, pentol-pentol, es krim magnum, dsb kita gak sia-sia.

 

Dan hal yang paling gak sia-sia adalah keputusan dia melepaskan seseorang dalam hidup dia. Skip cerita lepas-melepaskan ini karena bukan main story dan sory sory sory jek *terngiang lagu keong racun*

Cerita setelah dia putus ini berlanjut ke sebuah drama ala sinetron Indonesia. Dimana selalu ada talk-talk behind sementara lo anteng anteng di depan. Ketika momen jadian tak pernah terhembus kabarnya, entah mengapa momen putusan dan ‘wah, kenapa putus’ terendus melalui gerakan grave of mouth (istilah khusus anak pemasaran). Dan drama ini mendadak bertambah para pelakonnya hingga tingkat dosen. Di sini saya belajar untuk gak usah ikut campur urusan orang lain, mending kalo orang lain itu siapa-siapa elo. Dan defini siapa-siapa elo nampaknya juga perlu kesepakatan dari masing-masing orang yang merasa memiliki hubungan atau hanya sebatas hubung. iyes, temen aja gak sama kan dengan temen banget.

Dan Kati Perri tau kemana dia harus memusatkan pikiran. Anjing menggonggong, kafilah berlalu. Saat gosip berkembang menjadi benalu, mending alihkan perhatian ke hal lain. Intinya, kalo orang nyakitin kita, gak usah dibalas deh, gak usah dilampiaskan kekesalan kita dengan cara rendahan. Itu cuma bakal nambah buruk diri kita aja. Jika kita bukan orang jahat di drama ini, jangan membuat diri kita jadi jahat (liat status twitter) My girl, you are the real queenOpen-mouthed smile

 

 

Dear cewek-cewek sejagat, sedrama apapun kondisi yang kalian hadapi, bertingkahlah elegant and don’t be bitch please.

*Suasana seminar hasil proposal, Sabtu, 18/05/13. Ada Era, Pa Riza (Dospem 1), dan para peserta lain. Jumlahnya kalo gak salah 30 lebih ya imah? sampe absen gak muat. Aku aja gak ikut ngabsen. hihihi

 

*Suasana pasca seminar. Mari kita bersalam-salaman saling bermaaf-maafan. Say thanks buat mbak Helda sebagai moderator. Duh ya bok, bantal Hello kitty hijau nya gak ketinggalan.

 

*Nostalgia dengan teman-teman SMA yang memang secara khusus untung diundang datang. Meet an old friend is always fun yah. Ayo diabsen dulu, dari kiri atas ada mas Nov, Saya, Imah, Iyul, dan yang duduk ada Arini dan Hafiz. Eh, ini kok arini dan hafis duduknya sebelahan ya?? hmmmm (biang gosip). Bingung ya kenapa teman-teman SMA kok bisa datang? Hahaha masa-masa SMA itu emang menyenangkan dan untungnya kita terkumpul dengan orang-orang yang menyenangkan pastinya. Kalo ketemu pasti seru deh. Tiap ngumpul bukber bersama pasti seru. Makanya tali silahturahmi kita masih terjaga, terutama untuk acara makan-makan. anw ini berlaku bagi pribadi yang emang masih pengen menjalin tali silahturahmi sih, hehehe. hahahahaha Hidup IPS 1 Smasa BJM Open-mouthed smileOpen-mouthed smile

 

 

 

*Nah kalo ini foto dengan teman kuliah. Sefti (rambut panjang + baju batik) dan ka Endah (jilbab merah) yang juga personel Unyu’s. Ada juga Era (baju biru) teman seangkatan semasa S1 dulu dan sekarang satu angkatan lagi sama Imah.

 

DAN INI DIA, THE ONE AND ONLY, RAHMATUL JANNATIN NAIMAH, S.E, M.M A.K.A KATI PERRI, SUKSES TESISNYA DENGAN NILAI A. HASIL YANG MEMUASKAN SETELAH PERTARUNGAN LAHIR & BATIN :’)

Photo-0641

2 Komentar:

  1. Tiada kemudahan karena dijadikan Allah itu menjadi mudah. Demikian pula sebaliknya.
    Alhmdulillah, Alhmdulillah, Alhmdulillah. Semua berkat dukungan dan doa berataan met..
    Km, arini, titiw, unyu's, kekawanan smasa, capid, dan tentunya keluarga. Aku beruntung memiliki kalian..
    Bahwa saat aku berada d titik nol, kalian yg membuat aku menjadi kuat tak terhingga..
    Benar, cibiran dan cacian itu justru yg membuat kita tegar, justru yg membuat kita keras berjuang. Dan inilah usahaku, ini pembuktianku. And yes, we are the REAL QUEEN! !
    Gelar ini jg punya kalian, bgian km yg turut membantu d saat2 sulit. Dr pemilihan judul, mengcoding, sampai dtg d seminar proposal dan hasil. Cuma Allah yg bs membalas segalaNya. Ini pencapaian kita bersama :)
    Makasih byk metha yg sdh mau kantor nya aku acak2 tiap bulik konsul. Semua magnum, beng2 dan pentol2 itu kd bakal cukup membalas sumbangan pemikiran km met..
    Makasih byk arini yg d sela2 kesibukan pekerjaan barunya masih tetep nyempetin nyumbang ide gasan tesisku. Masih nyempetin jd coder. Masih nyempetin dtg k seminar proposal sampai seminar hasil..
    Makasih byk titiw yg selalu setia mendoakan mendukung dan rela jd tempat aku berkeluh kesah meski kita berjauhan..
    Terima kasih unyus dan kawanan smasa ips 1. Kalian the REAL temans ever after. Tak peduli seberapa lama kita terpisah, insyaAllah silaturahmi ttp terjaga. Trims utk selalu dan tetap ada sampai sejauh ini..
    Dan tentunya keluarga. Mama, abah, dan cait. Kalian harta paling berharga yg aku punya di dunia ini. Tak peduli seberapa jauh aku berlari, kalianlah tempat aku kembali..
    And you, yes you. This thesis will never finish yet if you never judge me like you ever did. Thats why, my BIGGEST thanks comes to you..
    And now I can sing demi lovato's skyscraper:
    You can take everyhting i have. You can break everything i am. Like i've made of glass. Like i've made of paper.. Go on and try to tear me down. I will be raising from the ground. Like a SKYSCRAPPER. Like a SKYSCRAPPER :)

    Satu hal terahir : aku beruntung memiliki kalian :)

    ReplyDelete
  2. never get tired reading this post..
    tht's true...
    no matter how cruel those talks,, how sweet those treats,,
    and how long this "drama of life" been going,,
    we should not ever be the Bit*h,, but be the Queen...

    and i always proud to be part of this friendships..
    wish this friendships are going to last ever after,,
    even till the next of next of next of next *etc* of our generation...
    aminnn...

    you know you love me...
    XOXO (but am not a gossip girl) :p

    ReplyDelete

 

I see, I feel, I write Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang