Thursday, July 14, 2011

Wanita & Kanker Payudara

Sekarang ini penyakit kanker payudara seperti datang tanpa kenal permisi menghampiri para penderitanya. Ibu saya salah satunya.Sekitar bulan oktober 2009 yang lalu ibu saya harus menjalani operasi, sebelah sisi nya diangkat seluruhnya. Penyakit ini datang tanpa pernah diduga sebelumnya. FYI ibu saya bukan tipe orang yang suka makan di luar apalagi junk food -yang selama ini dikenal sebagai makanan yang dapat menyebabkan kanker-. Tapi ibu suka makan makanan tradisional gitu sih, sebut saja ikan asin, iwak wadi (ikan asin yang basah - banjarmasin) Entah apakah makanan semacam itu juga bisa mengundang bahaya kanker.

Ibu saya menderita kanker payudara sekitar bulan Rajab tahun 2009 itu sampai akhirnya harus OP bulan oktober. Awalnya ibu tuw agak karena ada suatu benjolan yang gak biasa di payudara kirinya. Benjolan tsb waktu itu masih kecil, lebih tepatnya pada saat awal itu bukan kaya benjolan, tapi daging payudara yang mengeras ketika disentuh. Karena takut kalo ada apa-apa akhirnya ibu periksa ke dokter, dokternya dokter umum sih. Hmmm coba dari awal periksa ke dokter bedah ato syaraf, mungkin penangannya lebih cepat dan kemungkinan gak harus OP. Dokter umum itu bilang, kemungkinan itu cuma infeksi kelenjar susu ato entah apalahh (saya ingat waktu itu bulan ramadhan) dan hanya perlu operasi kecil saja. Ketika itu dokternya tidak memberikan intruksi langsung agar di OP secepatnya, jadi ibu memutuskan operasi setelah hari raya saja. Haduww,, perasaan saya sebagai anak waktu itu ibarat balon yang mendadak kempes dan anginya keluar dengan suara priiiiitttttttt gitu. *pasti pernah kan,, waktu kecil niup balon trus pas balonnya udah gede balonnya dilepas gitu aja tanpa diikat*Sick smile

Saya lupa kapan tepatnya dan kenapa ibu memilih untuk memeriksakan kesehatan ke dokter bedah di salah satu rumah sakit bedah di Banjarmasin. Yang pasti itu setelah ibu cerita kepada salah satu keluarga. Pas periksa ke dokter bedah, dengan rempongnya ibu disuruh periksa ini itu,tes lab ini itu, yang paling saya ingat ibu diambil cairan ato apaaalah itu bagian payudaranya yang keras itu kemudian di teliti. Dan hasil penelitian itu yang menentukan apakah ibu mengidap kanker ganas ato tidak, perlu dioperasi atau tidak. And daradaammmmm… Crying face ibu harus operasi..

Tau apa yang kami sekeluarga rasakan saat itu? Yang ibu rasakan sebagai seorang wanita, seorang istri, seorang ibu. Yang ayah rasakan sebagai seorang pria, seorang suami, seorang ayah. Yang saya rasakan sebagai sesama wanita, sebagai anak tertua.  Yang adik saya rasakan sebagai bocah laki-laki yang ketika itu baru berumur 10 tahun. Rasa takut kehilangan, perasaan belum siap dengan cobaan yang diberikan oleh-Nya. Entah perasaan apa itu. Saat itu saya sama sekali tak peduli dengan jenis perasaan itu. Shock yang saya alami membuat saya mati rasa. Waktu itu saya sedang terlibat dengan acara himpunan mahasiswa di kampus, saya ingin keluar dari acara ini tapi sudah terlanjur setengah jalan. Saya ingat depresi yang saya rasakan waktu itu, saya sering bahkan hampir tiap malam tidur larut malam sambil nonton tipi dengan pikiran yang kosong, saya gak nangkap tayangan tipi. Melakukan sesuatu dengan pikiran kosong. Rutinitas harian yang berlalu dan melintas cepat seperti kereta api yang hanya terdengar bunyinya lalu hilang begitu saja.

Dan ini lah yang bikin saya percaya dengan takdir Tuhan; Jodoh. Bagaimana setianya ayah pada ibu. Bersama mereka menghadapi cobaan ini. Ibu pernah cerita, abah bilang sama ibu, kalo misalnya hal paling buruk terjadi, dia gak sanggup menghadapi ini sendiri. Ibu juga pernah bilang betapa mirisnya hati ibu, sudah menjadi kebiasaan Iqbal (adik saya) yang tiap pulang sekolah manggil2 ibu, ‘mama, mama…’ setelah ibu menjawab panggilan itu baru iqbal diam. Ini pula yang bikin ibu kuat, dia harus mampu melewati semua ini demi anak, suami, keluarga. Kepercayaan bahwa Allah swt memberikan cobaan dan Insya Allah tak melebihi kemampuan mahluknya.

Setelah pemberitahuan hasil lab itu ibu memeriksakannya kembali ke salah satu rumah sakit swasta yang terkenal dengan dokter-dokter ciamik. Disana dokter nya malah ngomel karena dokter di RS bedah ngambil sample kanker ibu waktu itu, karena dampak yang dihasilkan bekas pengambilan sample payudara ibu malah keras atau sejenis infeksi gitu lah. Buru-buru deh dokter itu nyuruh ibu OP dan ditangani langsung olehnya. Sebelum OP ibu kemoterapi dulu satu kali untuk menjinakkan kankernya dan sekitar seminggu kemudian ibu OP. Alhamdulillah OP nya berjalan lancar. Tapi ya itu, hilanglah sabelah sisi yang telah membesarkan ku. Pasca OP ibu masih harus kemoterapi. Dan menurut info terbaru katanya buah dan daun sirsak berkhasiat menyembuhkan dan mencegah kanker, Alhamdulillah di rumah punya tanaman ini Laughing out loud. Lebih Alhamdulillah lagi ibu diberikan ketabahan luar biasa untuk menjalani ini. Saya kagum sama beliau. Left hugRight hugRed rose

Itulah sekelumit cerita tentang ibu dan penyakit kankernya. Alhamdulilah beliau sekarang sehat wal afiat, walau kadang kalo misalnya ibu ngerjain sesuatu yang melelahkan jadi gampang sakit, bekas operasinya di daerah ketiak kadang bengkak. Tapi kalo diurut pake minyak kayu putih udahh..

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan perihal kanker payudara. Hal ini saya kutip dari cancerhelps.com

  • Penyebab kanker payudara

Penyakit kanker payudara terbilang penyakit kanker yang paling umum menyerang kaum wanita, meski demikian pria pun memiliki kemungkinan mengalami penyakit ini dengan perbandingan 1 di antara 1000. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kanker ini terjadi, namun beberapa faktor kemungkinannya adalah :

- Usia, Penyakit kanker payudara meningkat pada usia remaja keatas.

- Genetik, Ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sagat mungkin sebagai resiko. Jika ibu atau saudara wanita mengidap penyakit kanker payudara, maka anda kemungkinan memiliki resiko kanker payudara 2 kali lipat dibandingkan wanita lain yang dalam keluarganya tidak ada penderita satupun. *na’udzubillah*

- Pemakaian obat-obatan, Misalnya seorang wanita yang menggunakan therapy obat hormon pengganti {hormone replacement therapy (HRT)} seperti Hormon eksogen akan bisa menyebabkan peningkatan resiko mendapat penyakit kanker payudara. *pangalaman nih, ibu kan minum obat KB. Waktu bulan puasa yang harusnya obat kena jadwal buat menstruasi, ibu melewatkan obat itu, jadi gak mens deh. Waktu naik haji juga kaya gitu, biar gampang ibadahnya.

- Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah; tidak menikah, menikah tapi tidak punya anak, melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun, tidak pernah menyusui anak.

- Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. *ini penting nih, pengidap kanker harap hindari stress da tetap tabah. karena efek dari stress ini berpengaruh terhadap harapan hidup pasien itu sendiri*

  • Tanda dan Gejala Penyakit Kanker Payudara

Bagi anda yang merasakan adanya benjolan aneh disekitar jaringan payudara atau bahkan salah satu payudara tampak lebih besar, Sebaiknya cepat berkonsultasi kepada dokter. Benjolan ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, mulai dari ukuran kecil yang kemudian menjadi besar dan teraba seperti melekat pada kulit. Beberapa kasus terjadi perubahan kulit payudara sekitar benjolan atau perubahan pada putingnya. Saat benjolan mulai membesar, barulah menimbulkan rasa sakit (nyeri) saat ditekan. Jika dirasakan nyeri pada payudara dan puting susu yang tidak kunjung hilang, sebaiknya segera memeriksakan diri kedokter. Puting susu yang mengkerut kedalam, yang tadinya berwarna merah muda dan akhirnya menjadi kecoklatan bahkan adanya oedema (bengkak) sekitar puting merupakan salah satu tanda kuat adanya kanker payudara. Hal lain adalah seringnya keluar cairan dari puting susu ketika tidak lagi menyusui bayi anda.

Sekian postingan saya, semoga bermanfaat bagi yang membaca Flirt female

0 Komentar:

Post a Comment

 

I see, I feel, I write Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang